Tampilkan postingan dengan label Isuzu Panther. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Isuzu Panther. Tampilkan semua postingan

Mengganti filter Oli tidak harus ke bengkel

Anda Sudah tahu bukan Kalau mobil harus diganti oli mesinnya secara periodik setelah dipakai dalam interval jarak tertentu (misal tiap 5000km) atau dalam waktu tertentu. Bagi anda yang aktif dan sibuk tentunya penggantian oli kendaraan anda biasanya dilakukan oleh bengkel atau gerai khusus tempat penggantian oli. Ternyata selain Ganti Oli ada satu item lagi yang wajib diganti yaitu Filter Oli. Ya Filter Oli sesuai namanya adalah penyaring oli, dengan adanya filter oli akan memasikan oli yang akan bersikulasi di mesin anda terlebih dahulu disaring dari kotoran dan benda benda yang mungkin ikut terbawa (misal kerak atau serbuk mesin hasil keausan). Nah Buat anda yang ingin mengganti Filter Oli sendiri di rumah Gampang kok, anda bisa lakukan sendiri dirumah. Ikuti Cara dibawah ini ya.
Cara Kerja

Mengganti Filter Oli

  1. Siapkan Filter oli yang akan digunakan untuk mengganti. juga siapkan juga oli mesin sesuai spesifikasi kendaraan anda.
  2. Siapkan juga Alat pembuka filter. bentuknya macam macam ada yang model tali seperti pada gambar saya (maaf udah buluk dan usang gambarnya) atau model Rantai, Bahkan ada yang model kunci. anda bisa membelinya di toko sparepart kendaraan.
  3. Dengan mengunakan alat no.2 silahkan buka filter olie mobil anda. ingat arah jangan sampe terbalik. untuk membuka memakai aturan membuka baut yaitu diputar berlawanan dengan arah jam.
  4. Setelah filter olie berputar anda dapat membukanya dengan tangan. Pada gambar 4 akan nampak rumah filter olie yang berhasil dilepas.
  5. Dengan bantukan Lap bersihkan permukaan bekas oli rumah filternya, Periksa juga terhadap keretakan dan lain lainnya.
  6. Ambil Filter olie baru dan olisi sedikit dengan oli permukaan Karetnya.
  7. Pasang Filter Oli dan kencangkan dengan Tangan. Setelah kencang dengan bantuan alat gambar no.2  kencangkan filter. ( Ingat jangan terlalu kencang, cukup 1/8 atau 1/4 putaran).
  8. Isikan oli dan volumenya sesuai spesifikasi mobil anda.
  9. Periksa Dipstik Oli.
  10. Hidupkan Mesin beberapa saat lalu lihat dikolong mobil periksa terhadap kebocoran terutama di bagian tutup olie mesin dan daerah filter

Tips Sederhana Merawat Mobil Isuzu

Mobil adalah suatu system yang terdiri atas ratusan system kecil dan ribuan bagian. Setiap system memegang perannya masing-masing, dan untuk menjamin agar system tersebut bekerja maksimal, maka diperlukan perawatan atau treatment khusus. Tentunya, perawatan atau perlakuan yang diberikan pun berbeda-beda, tergantung dari system apa yang ingin dirawat. Berikut adalah pentunjuk secara umum mengenai bagaimana merawat mobil bekas agar tetap dapat menunjukkan performa yang maksimal.

  1. Setiap kali hendak berkendara, ada baiknya melakukan pengecekan mesin. Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, maka kita bisa tahu apabila ada beberapa bagian atau spare part yang perlu diganti. Biasanya, kurang nyaman saat dikendarai bisa menjadi pentunjuk akan adanya suatu komponen atau bagian yang memerlukan service atau penggantian.
  2. Periksa ban secara rutin. Memeriksa ban hendaknya dilakukan setiap kali mobil hendak digunakan. Periksa ketebalan dan tekanan anginnya. Kurangnya tekanan ban dan sudah berkurangnya ketebalan bisa menyebabkan kecelakaan di jalan dan hal itu sebisa mungkin harus dihindari.
  3. Hindari mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi di jalan berlubang. Menghantam lubang dengan kecepatan tinggi akan memperpendek umur suspensi, bahkan bisa seketika merusak ball joint dan tie rod. Ban pun akan cepat gundul.
  4. Periksa dang anti secara berkala minyak pelumas mobil kita. Oli mesin harus diganti saat sudah digunakan sejauh 4000 sampai 5000 kilometer. Beberapa jenis mobil bahkan diharuskan untuk menambahkan oli mesin sebelum 2000 km, karena mesin yang sudah "minum oli". Oli power steering, minyak rem, mesin cuci pelarut, cairan anti beku serta pelumas transmisi juga harus secara rutin diperiksa dan diganti. Selain itu, saat mengganti oli mesin sangat dianjurkan untuk juga melakukan penggantian filter oli.
  5. Demi kenyamanan dan keamanan saat berkendara, ada baiknya memeriksa lampu yang ada di mobil kita dang anti saat sudah mati.
  6. Aki, yang merupakan komponen kelistrikan harus dirawat secara khusus. Jika menggunakan aki kering, maka relative lebih mudah merawatnya tetapi jika masih menggunakan aki basah, ada baiknya mengecek tinggi air aki dan bila perlu memeriksakan seberapa baikkah kondisinya. Saat aki bekerja kurang maksimal, maka berbagai komponen kelistrikan umumnya tidak akan dapat bekerja maksimal. Bersihkan kerak yang menempel di terminal aki karena akan mengganggu kinerja aki tersebut dan memperpendek usianya.
  7. Periksa kondisi wiper, terutama saat musim hujan tiba. Berkendara dengan wiper yang tidak bekerja baik akan sangat berbahaya karena titik-titik air tidak bisa disapu secara sempurna. Bila menemukan karet wiper sudah tidak dapat menyapu titik air secara sempurna, segera ganti. Mencampur air di dalam tabung pencuci dengan cairan pembersih wiper juga akan sangat membantu kenyaman saat berkendara, langkah tersebut juga akan membuat wiper lebih awet.
  8. Periksa pula kondisi sabuk mesin. Pada umumnya, sabuk mesin atau timing belt perlu diganti secara berkala setiap 45.000 hingga 50000 km. Timing belt ini memegang peranan yang sangat penting, baik untuk kinerja mesin maupun keselamatan.
  9. Pastikan air radiator selalu terisi penuh dan bekerja sesuai fungsinya. Saat menemukan mesin melebihi temperature normal, ada baiknya segera menguras atau memeriksakan radiator agar mesin tidak cepat panas dan bisa mengakibatkan terjadinya overheat yang bisa merusak komponen di dalam mesin.
  10. Selalu panaskan mesin saat hendak digunakan. Hal ini untuk memastikan komponen di dalam mesin terlumasi yang akan mengurangi gesekan dan keausan.

Tips Perawatan Kendaraan Bermesin Diesel Agar Selalu Prima

Tips dan Cara Perawatan Mobil Mesin Diesel ---Anda termasuk salah seorang yang masih memliki jenis mobil dengan mesin diesel? Mobil jenis ini pernah tren di jamannya. Namun seiring dengan perkembangan teknologi dibidang otomotif, jenis mobil bermesin diesel mulai kurang digemari dan mulai berganti dengan mesin berbahan bakar bensin atau mesin matic.

Bagi Anda para pemilik mobil bermesin diesel, tentunya perlu dilakukan perawatan berkala dan jauh lebih rutin dibandingkan dengan perawatan mobil berbahan bakar bensin. Karakteristik pembakaran mesin diesel yang berbeda dengan mesin berbahan bakar bensin menuntut perawatan yang sedikit berbeda. Lalu, apa saja yang perlu diperiksa dan dilakukan perawatan rutin pada mobil mesin diesel?

Berikut adalah Info Otomotif Terbaru tentang beberapa hal yang perlu mendapat perhatian khusus pada mobil bermesin diesel agar selalu prima, yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah seperti dibawah ini.

Tips dan Cara Perawatan Mobil Mesin Diesel

  1. Perawatan Filter Udara. Kompresi mesin diesel sangat tinggi, bisa sampai 200 bar. Dampaknya, kondisi filter udara mesin diesel, lebih cepat kotor daripada mesin bensin. Jangan sungkan untuk mengganti filter udara tiap 15.000 km. Namun, penggantian bisa dilakukan lebih cepat bila kondisi udara berdebu dan berpolusi tinggi.
  2. Perawatan Filter Bahan Bakar. Untuk menjaga bahan bakar yang diminum kondisinya bagus Anda mesti rutin melakukan pergantian filter bahan bakar. Ganti sesuai dengan rekomendasi yang tertera di buku panduan pemilik.
  3. Perawatan Water Sedimenter. Filter solar modern biasanya juga sudah gabung dengan water sedimenter. Water sedimenter adalah alat untuk ‘menangkap’ kandungan air pada bahan bakar diesel. Cek secara berkala kandungan air pada water sedimenter. Jika indikator bahan bakar pada speedometer menyala, itu menandakan tingkat air pada water sedimenter telah maksimal dan harus dibuang. Cara membuangnya adalah dengan memutar keran drain cock yang terletak di bawah unit water sedimenter.
  4. Perawatan Oli Mesin. Karena memiliki rasio kompresi yang tinggi, membuat oli mesin diesel cepat sekali kotor. Untuk mesin diesel interval penggantian oli yang disarankan adalah tiap 5.000 km. Jangan lupa untuk membeli oli khusus diesel yang ditandai dengan kode sertifikasi API C (Compression).
  5. Perawatan Filter Oli. Idealnya setiap tiga kali ganti oli, ganti pula filter olinya, karena kondisi oli yang mudah sekali membawa berbagai residu kotoran mesin. Residu yang berupa material seperti pasir bisa menyebabkan kerusakan mesin.
  6. Perawatan Busi Pijar. Khusus bagi mobil diesel anda yang sulit dihidupkan, tidak ada salahnya untuk mengganti busi pijar. Untuk mengetahui kondisi busi pijar adalah dengan memberikan arus dari aki, jika menyala merah, berarti kondisinya masih baik.
Itulah sedikit Tips dan Info Otomotif Terbaru tentang Tips dan Cara Perawatan Kendaraan Bermesin Diesel Agar Selalu Prima. Semoga Bermanfaat dan Salam OtoZOnes!

Masih Wajah Lama, Ini Alasan Isuzu Panther Tetap Dilirik

Sudah sembilan tahun lamanya Isuzu Panther tidak mendapatkan penyegaran, sementara kompetitornya di segmen multi purpose vehicle (MPV) berulang kali mendapatkan polesan baru. Meski begitu, penjualan mobil multiguna ini tergolong cukup bagus.
Menurut data penjualan wholesales yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang 2015 lalu penjualan Isuzu Panther mencapai 1.495 unit. Sementara di tahun ini hingga semester satu, angkanya sudah mencapai 690 unit.
Marketing Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Joen Boediputra mengatakan, masih bagusnya penjualan Isuzu Panther salah satunya dikarenakan harga jual kendaraan bekasnya yang tidak jatuh. Ini membuat Isuzu Panther masih diminati, meski pun modelnya itu-itu saja.
"Isuzu Panther ini bisa dibilang produk fenomenal. Banyak customer yang sampai empat kali ganti, cuma beda tahun saja. Kalau dilihat, mereka itu beli memang karena fungsinya, tidak terlalu konsen dengan tampilannya yang belum berubah. Apalagi harga mobil sekennya termasuk yang paling tidak jatuh," papar Joen Boediputra, di peluncuran New Isuzu MU-X dan New Isuzu D-Max VGS, di Jakarta, Senin (8/8).
Joen menambahkan, saat ini Isuzu Indonesia sebetulnya tengah melakukan studyi untuk menentukan nasib Isuzu Panther ke depan. Apalagi pemain di segmen MPV juga semakin ramai, sehingga perhitungannya harus dilakukan secara cermat.
"Tahun ini mudah-mudahan sudah ada kesimpulan, mau dibawa ke mana Isuzu Panther. Karena Panther itu kan asli dari Isuzu Indonesia, di luar negeri tidak ada. Kita akan pertimbangkan apakah tetap harus dikembangkan oleh Isuzu Indonesia, atau diserahkan ke prinsipal Isuzu," ungkap Joen.
Herman/FMB
BeritaSatu.com

Keunggulan Isuzu Panther

Isuzu Panther memang memiliki kelebihan yang begitu signifikan pada kala itu, dengan mengusung mesin diesel yang terbukti sangat tangguh mampu menemani pengemudi menempuh perjalanan jarak jauh dengan bahan bakar irit. Tidak hanya itu Isuzu Panther juga mobil keluarga yang mempuni banyak penumpang, serta memiliki kesan mobil klasik, varian ini begitu digemari oleh kalangan usia lanjut saat ini. Namun tidak sedikit kalangan muda yang begitu menyukainya untuk dipakai sehari-hari atupun dikonteskan dalam ajang modifikasi mobil, Isuzu Panther juga kerap turun di ajang dunia balap lokal.

Kelebihan dari Isuzu Panther ini adalah mesinnya yang handal, mampu melaju kencang pada jalan menanjak, dan irit bahan bakar. Mobil ini diklaim sudah terpasang teknologi bahan bakar injeksi, Isuzu memang bintangnya mesin diesel yang sudah terbukti produknya digunakan pada transportasi beser seperti truk, kapal, dan peralatan berat lainnya. Dan rumornya Isuzu juga memproduksi mesin diesel untuk produsen mobil lainnya, seperti Holden dan Chevrolet, tidak heran jika mobil ini begitu istimewa di hati konsumennya.

Seperti yang telah kami utarakan diatas bahwah salah satu Kelebihan Isuzu Panther adalah mampu mengangkut banyak penumpang dan barang. Kapasitas penumpang dan pengemudi bisa di isi 9 orang, mobil ini memang mengusung konsep mobil keluarga yang begiti digemari oleh masyarakat di Indonesia. Izusu Phanthe diproduksi pertama kali pada tahun 1991 dan sudah memiliki generasi penerus yakni Isuzu Panther tahun 1991 hingga 1996, setleh itu muncul generasi berikutnya tahun 1996-2000, berlanjut kemunculanya pada tahun 2000-2005, dan generasi keempat 2005.

Spesifikasi Isuzu Panther 1991 dengan mengusung mesin berkode c223 berkapasitas mesin 2238 cc OHV dengan teknologi indirect injection. Dengan pembekalan ini mampu menghasilkan tenaga hingga 58 dk pada putaran mesin 4500 Rpm. Ada 4 tipe dari Panther generari pertama yakni tipe Hi Grade, Royale, Total Assy, dan Standart. Isuzu Panther 1997 yang merupakan generasi kedua memiliki kapasitas mesin 2500 cc OHV dengan direct Injection dan lebih meningkat 86 dk pada putaran 3900rpm. Tipe Standar, Deluxe, Royal, Grand Royal, New Royal, Hi sporty, Hi-grade, dan New Hi-grade.

Isuzu Panther 2000 generasi ini memiliki spesifikasi mesin sama dengan generasi 1997 yang memiliki kode 4ja1 2500 cc OHV direct Injection namun tidak lagi memuat mesi desel karena dinilai tidak ramah lingkungnan. Pada generasi ini memang memiliki tampilan yang cukup dinamis sehingga sedikit berbeda dengan generasi sebelumnya, tetapi tetap tertanam ciri khas Isuzu Panther pada bagian lampu depan. Dengan mengusung tipe dari generasi ketiga ini yatitu SM , LM, SV, LV, SS, LS, Touring, dan Grand Touring.

Spesifikasi Isuzu Panther 2005, dengan melakukan berbagai perubahan untuk memperbaiki kekurangan Isuzu Panther mulai merombak sepecknya sebagai perbaruan di persaingan otomotif mobil. Untuk dapur pacu mesin tetap menggunakan dengan generasi sebelumnya, hanya saja untuk beberapa tipe menggunakan mesin baru diberi turbo agar lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan standart EURO. Bagian lampu didesain lebih moderen dan perubahan pada gill yang terlihat lebih mewah. Generasi ini mengusung tipe Smart FF, Smart, LV FF, LV, LS Turbo, Touring, dan Grand Touring.

Isuzu dikembangkan pertama kali di Jepang tahun 1937 dan telah menjadi pengembang mesin diesel terkemuka di tingkat global. Melayani pelanggan di seluruh dunia dengan produk dan layanan bermutu tinggi, Isuzu ikut menciptakan kesejahteraan sosial melalui bisnisnya. Peranannya begitu penting dalam industrinya, sebagai manufaktur kendaraan, kendaraan niaga serta komponennya. Isuzu unggul dalam produksi truk dan mesin diesel canggih yang meminimalkan dampak lingkungan. Kekuatan teknologi inilah yang menjadi jaminan sukses Isuzu di masa depan. Isuzu di Indonesia sudah mulai dipasarkan sejak tahun 1960, produk yang paling dikenal adalah Isuzu Bison. Pada tanggal 3 Mei 1974 didirikan perseroan dengan nama PT. Pantja Motor oleh PT. Pantja Niaga bersama dengan Ir Rustam Darwis yang berkedudukan di Jakarta. Pada tanggal 6 Mei saham PT. Pantja Motor 100% menjadi milik PT. Pantja Niaga. Di tahun 1988 PT. Unitras Pertama membeli 68% saham PT. Pantja Motor dan sisanya tetap dimiliki oleh PT. Pantja Niaga. Pada tahun 1991 PT. Astra International Tbk menjadi pemilik mayoritas PT. Pantja Motor dengan 75% saham yang dibeli melalui PT. Aryaloka Sentana dari PT Unitras Pertama. Di tahun yang sama Isuzu Panther TBR 52, 2300 cc Diesel Direct Injection diluncurkan ke pasar. Dengan isuzu pelopor pengguna mesin diesel untuk kendaraan bermotor niaga serba guna (KBNS) dengan diluncurkannyua Isuzu Panther. Sejak itum produk ini sukses di terima oleh konsumen karena ketangguhan dan nilai ekonomisnya.

Pada tahun 1995, diliuncurkan Isuzu Elf, 2800 cc Diesel Direct Injection. Di tahun 1996 dikeluarkan Isuzu Panther TBR 54, 2500 cc Diesel Direct Injection dan juga Isuzu Borneo, truck kelas medium. Pada tahun itu juga, masuknya investor asing pada PT. Pantja Motor yaitu Isuzu Motors Ltd dan Itochu Corporation. Di tahun yang sama pula isuzu menyelenggarakan Laga Pantura I yang membuahkan hasil 1 liter solar dapat menempuh jarak 31 km. Di tahun 1997, PT. Pantja Motor mengeksport Isuzu Panther ke Negara Filipina dan Taiwan, dan di tahun 2000 diluncurkan Isuzu New Panther 160, 2500 cc Dieseil Direct Injection.

SEJARAH ISUZU PANTHER DI INDONESIA


Isuzu Panther merupakan kendaraan MPV (Multi Purpose Vehicle) dengan mesin diesel yang terkenal tangguh, bandel dan irit bahan bakar. Selain itu, mobil ini juga dikenal minim perawatan serta nyaman untuk dipakai di berbagai kontur jalanan di Indonesia karena memang mobil ini dirancang sesuai dengan kondisi iklim, kondisi jalan dan sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia yang bersifat kekeluargaan karena dapat memuat 8 sampai 9 orang penumpang termasuk pengemudi.

        Sejak awal kemunculannya di Indonesia sampai sekarang, Isuzu Panther banyak dijadikan pilihan untuk mobil keluarga. Pada masa kejayaannya, Isuzu Panther mampu bersaing ketat dengan Toyota Kijang dan Mitsubishi Kuda.

Berikut adalah sejarah awal munculnya Isuzu Panther di Indonesia dari generasi ke generasi.

GENERASI PERTAMA (1991-1996)





Isuzu panther pertama kali dikembangkan di Jepang dengan kode AUV (Asian Utility Vehicle), selain di Indonesia juga diproduksi di Filipina dengan nama Isuzu Crosswind, di Vietnam dengan nama Isuzu Hi-Lander dan di India dengan nama Chevrolet Tavera.

Isuzu sendiri meluncurkan Panther untuk pertama kali di Indonesia pada tahun 1991 dengan spesifikasi :

  • Kapasitas Mesin : 2238 cc
  • Jenis Mesin : 4 Silinder OHV Indirect Injection
  • Kode Mesin : C233
  • Kode Body : TBR 52
  • Tenaga Maksimum : 60 dk/4300 rpm
Type (dari tingkat tertinggi) :
  • Hi-Grade
  • Grand Deluxe
  • Total Assy (Deluxe)
  • Standart
  • Bravo
  • Miyabi
GENERASI KEDUA (1996-2000)
Pada generasi kedua ini, Isuzu meng-upgrade kapasitas mesin menjadi 2.500 cc yang tentu saja berdampak langsung dengan peningkatan tenaga. Serta pada generasi ini Isuzu sudah merubah sistem penyuplai bahan bakar ke mesin menjadi Direct Injection.

Spesifikasi :
  • Kapasitas Mesin : 2.500 cc
  • Jenis Mesin : 4 Silinder OHV Direct Injection
  • Kode Mesin : 4ja1
  • Kode Body : TBR 54
  • Tenaga Maksimum : 86 dk/3900 rpm
Type (dari tingkat tertinggi) :
  • New Hi-Grade (1997-2001)
  • Hi-Grade (1996-1997)
  • Hi-Sporty (1996-2000)
  • New Royal (1997-2001)
  • Grand Royal (1996-1997)
  • Royal (1996-1998)
  • Deluxe (1996-1998)
  • Standart
GENERASI KETIGA / NEW PANTHER (2000-2005)

  Pada generasi ini terjadi banyak perubahan pada tampilan mobil ini, terutama di sektor Eksterior. Pada generasi ini juga sudah tersedia transmisi Automatic dan telah ditanami Turbo di mesinnya (pada type Touring) karena untuk memenuhi Standart EURO 3.
Spesifikasi :
  • Kapasitas Mesin : 2.500 cc
  • Jenis Mesin : 4 Silinder OHV Direct Injection
  • Kode Mesin : 4ja1
  • Kode Body : TBR 541
  • Tenaga Maksimum 86 dk/3900 rpm
  • Turbo Diesel (type Touring)
  • Transmisi : Manual dan Otomatis
Type (dari tingkat tertinggi) :
  • Grand Touring
  • Touring
  • LS Hi-Grade
  • SS
  • LV
  • SV
  • LM (smart long)
  • SM (smart short)
GENERASI 4 / FACELIFT (2005 - Sekarang)
Pada generasi ke 4 ini terjadi 3 perubahan atau Facelift, yaitu :
Facelift 1 (2005-2009)
        Pada Facelift 1 ini, tampilan masih sama seperti New Panther (generasi ke 3),  namun Isuzu melakukan pembenahan pada desain lampu, grill, serta interior, dan juga versi lain selain Touring, type LS pun telah ditanami turbo guna memenuhi standar EURO.
Type (dari tingkat tertinggi)
  • Grand Touring
  • Touring
  • LS Turbo
  • LS Hi-Grade
  • Adventure
  • LV
  • LV FF
  • Smart
  • Smart FF
Facelift 2 (2009-2013)
        Pada Facelift 2 ini, semua tampilan masih sama seperti facelift 1 hanya saja semua type selain Touring telah ditanami Turbo untuk memenuhi Standart EURO. Namun pada facelift ini tidak disertakan versi Matic.
Type (dari tingkat tertinggi)
  • Grand Touring
  • Touring
  • LS Turbo
  • LV Adventure
  • LV Turbo
  • LV Turbo FF
  • Smart Turbo
  • Smart Turbo FF
Facelift 3 (2013-Sekarang)
         Pada Facelift 3 ini, semua tampilan hampir sama dengan New Panther, namun Isuzu melakukan pembenahan pada desain Speedometer, Pintu belakang (Kecuali Smart dan LV), Rear tow hook, Model Ban serep (Smart, LV dan LS), dan Semua versi versi lain selain Touring pun telah dibenamkan mesin Turbo Diesel guna memenuhi standart EURO. Di Facelift ini, Seluruh type tidak dihadirkan versi Automatic dan dihilangkan type LV (FTF) dan LV Adventure.
Type (dari tingkat tertinggi)
  • Grand Touring
  • Touring
  • LS Turbo
  • LV Turbo
  • Smart Turbo
  • Smart Turbo FF
Spesifikasi Mesin dari Generasi ke 4 ini masih sama seperti Generasi ke 3 (New Panther), namun pada Generasi ke 4 (facelift 1 dan 2) sebagian telah dijejali Turbo dan pada Facelift 4 semua type sudah dijejali Turbo guna memenuhi Standarisasi EURO.

Mengapa Isuzu Panther Masih Eksis?

Isuzu Panther
KompasOtomotif – Digempur kanan-kiri dengan beragam model yang berwarna-warni, Isuzu Panther masih saja bertahan dengan bekal lamanya. Model hasil pengembangan Isuzu Indonesia itu masih eksis, meski usianya tak lagi muda.
Lahir pada 1991 sebagai generasi pertama, Panther mendapat beberapa kali penyegaran, dan terakhir sembilan tahun lalu. Tampang ”begitu-begitu” saja, toh PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) masih menjadikannya sebagai salah satu anak emas.
”Kami memang sangat bangga dengan Panther, karena ini produk fenomenal. Beberapa hari ini saya bertemu dengan banyak konsumen Panther yang gonta-ganti model hanya untuk memperbarui tahun pembuatannya saja,” kata Joen Boediputra, Direktur Pemasaran IAMI, (8/8/2016).
Lalu, apa alasan orang masih memilih Panther? Banyak jawaban. Setidaknya Joen memberi gambaran sedikit. Dia bilang, di sela peluncuran D-Max dan mu-X terbaru, di Jakarta, salah satu alasan adalah perawatan yang mudah dan durability yang terbukti.
”Pembeli Panther kebanyakan orang yang memperhatikan kegunaan dengan mobilitas yang tinggi, tidak concern dari sisi penampilan. Saya juga dibisiki beberapa konsumen, bahwa Panther ini adalah MPV yang harga bekasnya paling enggak jatuh,” ucap Joen.
Sampai saat ini, IAMI masih menjual Panther ratusan unit per bulan. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada semeter pertema, Panther terjual 650-an unit, gabungan dari model Touring dan seri lain.
Jika ditambah dengan pikap, angkanya bertambah 769 unit. Rata-rata Panther versi MPV masih dicari seratusan orang per bulan. Sampai kapan Panther bertahan? KompasOtomotif akan bahas dalam artikel lain.
Sumber : Dari Sini